komplikasi masa persalinan

* Home
* Tentang KMII Kansai
* Pengurus
o Bidang Dakwah Eksternal
o Bidang Dakwah dan Pengajian
o Bidang Pendidikan dan Sosial
o Bidang Informasi dan Komunikasi
o Bidang Muslimah
* Anggaran Dasar

KMII Kansai
KMII Kansai

Keluarga Masyarakat Islam Indonesia Kansai

CommentsPosts

Navigasi

* Cerita
* Development Blog
* Kesehatan
* Kuliner

Kolom Sastra

* Bila Bahagia Berganti Kecewa
Dear all, Saya mau cerita lagi, boleh kan? Tulisan ini adalah kenangan masa lalu, yang saya tulis sebagai sambutan buat Bapak GM Sudharta (Om Pasikom di Kompas). Beliau baru gabung dengan komunitas Indonesia di Kyoto. Pak Sudharta, salam kenal dan mohon bimbingannya!

Jadwal Kegiatan
October 2009Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
«Sep Nov»
1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31
Blogroll

* IPTIJ
* Kedutaan Besar Indonesia
* Kedutaan Besar Jepang
* Konsulat Jenderal Osaka
* PPI Kobe
* PPI Osaka Nara

Partus

Oleh dr. Susilawati, Osaka, Jepang.

Partus adalah suatu proses pengeluaran hasil pembuahan (konsepsi) yang dapat hidup, dari dalam rahim (uterus) melalui vagina atau jalan lain ke dunia luar. Usia kehamilan yang dianggap normal (matur / aterm) untuk melahirkan adalah berkisar 38-42 minggu. Jika partus terjadi di usia kehamilan 42 minggu dinamakan posterm (postmatur).

Partus normal/biasa jika bayi lahir melalui vagina dengan letak belakang kepala, tanpa memakai alat pertolongan istimewah (forceps, vacum) serta tidak melukai ibu dan janin (kecuali episiotomi), berlangsung kurang dari 24 jam.

Partus abnormal jika bayi lahir melalui vagina dengan bantuan tindakan/alat istimewa (vaccum, forceps, dekapitasi, embryotomi, dll) atau melalui abdomen (operasi sectio cesarea).
Sebab Persalinan (Partus)

Ada beberapa hal yang menyebabkan terjadinya proses persalinan, yakni:

1. Penurunan fungsi placenta diakhir usia kehamilan menyebabkan kadar estrogen dan progesteron menurun mendadak sehingga nutrisi untuk janin dan placenta berkurang.
2. Tekanan pada ganglion servikale dari pleksus frankenhauser menjadi stimulasi bagi kontraksi otot polos rahim.
3. Peningkatan beban/stress pada calon ibu dan janin menyebabkan peningkatan kativasi kortison,prostaglandin dan oksitosin menjadi pencetus rangsangan2 untuk melahirkan.

Proses persalinan mengandung tiga komponen utama: Power (kontraksi teratur otot polos rahim atau yang disebut HIS, Passage (jalan lahir) dan Passenger (janin). Agar proses persalinan berjalan lancar, ketiga komponen tersebut harus dalam kondisi baik, power harus teratur dan efektif sehingga bisa membuka jalan lahir serta bayi tidak terlalu besar. Dengan begitu, partisipasi aktif ibu dalam proses melahirkan tak kalah penting. Dorongan kuat dari ibu akan membantu bayi keluar melalui jalan lahir dengan baik. Proses mendorong bayi keluar biasanya sangat singkat, 10 menit. Tapi adakalanya perlu waktu antara setengah sampai satu jam. Bahkan jika terjadi komplikasi, bisa mencapai 3 jam.

Mengejan sekuat mungkin, tapi tetap seirama dengan instruksi dokter. Makin efisien dorongan dari ibu, makin memudahkan bayi keluar. Dorongan yang panik dan tak teratur hanya akan menghamburkan tenaga dan hanya sedikit kemajuan yang dicapai. Tarik beberapa kali nafas dalam, sementara kontraksi terjadi. Tarik nafas sekali lagi dan tahan, saat kontraksi mencapai puncaknya (nyeri hebat dan ada refleks untuk mengejan) mengejanlah sekuat mungkin. Saat mengejan, lemaskan seluruh tubuh karena ketegangan akan melawan usaha mengejan.

Posisi calon ibu saat melahirkan turut membantu lancarnya persalinan. Posisi setengah duduk atau setengah jongkok mungkin posisi terbaik, karena posisi ini memanfaatkan gaya berat dan menambah daya mengejan ibu.
Tanda-tanda Persalinan

Ada beberapa hal yang bisa dijadikan acuan tanda persalinan akan dimulai :

1. Timbulnya His (kontraksi) persalinan dengan sifat : nyeri melingkar dari punggung memancar ke perut bagian depan, teratur, makin lama makin pendek intervalnya dan makin kuat intensitasnya, kalau dibawa berjalan makin sakit serta mempunyai pengaruh pada pendataran dan atau pembukaan cerviks (leher rahim).
2. Keluarnya lendir bercampur darah dari jalan lahir (show), dengan pendataran dan pembukaan cerviks, lendir dalam kanalis servikalis keluar disertai dengan sedikit darah.
3. Keluarnya cairan banyak dengan sekonyong-konyong dari jalan lahir, terjadi jika ketuban pecah atau selaput janin robek. Ketuban akan pecah saat pembukaan lengkap atau hampir lengkap.

Persalinan Palsu

Sebaliknya ada juga beberapa tanda persalinan palsu:

1. Kontraksi berlangsung sementara, terjadi dengan jarak waktu tak teratur dan lama. Juga tidak bertambah kuat dan cepat.
2. Nyeri pada perut bagian bawah
3. Banyak berjalan, kontraksi malah menghilang
4. Kontraksi terhenti dengan memberi rasa nyaman, misal usapan
5. Rasa sakit menghilang jika mengubah posisi tubuh.

Tahap / Kala Persalinan

Proses melahirkan terdiri dari 4 tahap/kala, yaitu:

1. KALA 1 : Kala pembukaan, meliputi pematangan serviks dan pembukaan sampai lengkap (pembukaan sepuluh).
2. KALA 2 : Kala pengeluaran, pengeluaran bayi lengkap
3. KALA 3 : Kala Uri, pengeluaran placenta
4. KALA 4 : dua jam setelah persalinan, untuk observasi ada tidaknya perdarahan pascah melahirkan.

Persalinan Kala I

Persalinan kala 1 adalah kala pembukaan yang berlangsung antara pembukaan nol sampai pembukaan lengkap. Pada permulaan kontraksi (his) pembukaan berlangsung tidak begitu kuat sehingga calon ibu masih dapat berjalan-jalan. Pada wanita yg baru pertama hamil kala ini berlangsung sekitar 12 jam, sedang wanita yg sudah pernah melahirkan berlangsung 8 jam.

Tanda persalinan kala 1 : rasa sakit karena adanya his yg datang lebih kuat, sering dan teratur, keluar lendir bercampur darah serta terkadang ketuban pecah dengan sendirinya. Jika ketuban telah pecah makan calon ibu tidak boleh berjalan-jalan lagi. His dianggap adekuat jika terjadi tiga kali atau lebih dalam waktu 10 menit dan berlangsung selama 40 detik atau lebih.

Pada saat his (kontraksi rahim) kita akan mengalami rasa sakit yang luar biasa (he..he..jangan jadi takut ya),ini merupakan proses alami, disinilah letak kebahagiaan dan kebanggaan kita menjadi seorang wanita, berjuang dengan ikhlas demi terlahirnya sibuah hati, bayangkan selama kita hamil sampai melahirkan malaikat selalu mendoakan kita, duh bahagianya.

Eh jadi ngelantur.

Lanjut ya, Nyeri persalinan disebabkan karena membukanya mulut rahim,kontraksi rahim dan peregangan rahim, peregangan jalan lahir bagian bawah serta kontraksi mulut rahim . Rasa sakit persalinan sebenarnya dapat dikurangi atau sebaliknya semakin menjadi-jadi dipengaruhi faktor internal dalam diri ibu. Agar mampu mengontrol dirinya saat bersalin, sebaiknya ibu mengetahui faktor2 internal yang bisa mempengaruhi nyeri persalinan.

Nyeri persalinan dapat berkurang karena :

1. Ditemani dan mendapat dukungan dari orang yg kita cintai (ibu atau suami) dan atau petugas medis yang berpengalaman.
2. Cukup istirahat (coba untuk tidak terlalu banyak melakukan kegiatan pada bulan kesembilan), istirahat dan relaks diantara waktu kontraksi.
3. Tetap makan makanan kecil saat persalinan dini (jika diperbolehkan dokter). Kalau saya makan buah sedikit-sedikit di antara rasa nyeri saat masih di rumah, selain untuk mengalihkan rasa nyeri juga sebagai supply energi buat mengejan saat melahirkan.
4. Mengalihkan pikiran pada hal lain dan tidak hanya memusatkan perhatian (kecuali saat mengejan), lebih baik berfikir tentang kontraksi dari segi sudah seberapa jauh yang sudah berhasil kita lampaui dari pada seberapa nyerinya, dan mengingat bahwa bagaimanapun tidak enaknya, kontraksi tidak akan berlangsung lama.
5. Menggunakan tehnik relaksasi diantara waktu kontraksi, memusatkan perhatian pada pernafasan atau usaha mengejan selama kontraksi.
6. Jauh sebelumnya belajar tentang kelahiran dan tidak mengkhawatirkan tentang apa yang akan terjadi.
7. Berfikir tentang betapa beruntungnya kita dan hadiah dari persalinan yang akan segera muncul, si buah hati.

Sebaliknya, nyeri akan meningkat secara psikologis apabila:

1. Sendirian, tidak ada yg memberikan semangat dan menemani kita.
2. Keletihan.
3. Haus dan lapar saat persalinan dini.
4. Berfikir tentang nyeri atau mengharapkan nyeri.
5. Stress dan kecemasan ditambah ketegangan selama kontraksi.
6. Takut akan hal-hal yang tidak diketahui.
7. Mengasihani diri sendiri.

Kala II Persalinan

Adalah fase pengeluaran bayi, dimulai pada saat pembukaan mulut rahim sudah lengkap berakhir saat bayi keluar lengkap. His menjadi lebih kuat, lebih sering dan lebih lama, selaput ketuban juga mungkin baru pecah spontan pada awal kala dua. Ada beberapa hal penting pada persalinan kala 2 :

1. Bagian terbawah janin (normalnya kepala) turun sampai dasar panggul.
2. Timbul perasaan / refleks ingin mengejan yang makin kuat.
3. Perineum meregang, anus membuka (hemoroid fisiologis).
4. Kepala dilahirkan lebih dahulu, kemudian badan dan anggota badan.
5. Kemungkinan diperlukan pemotongan jaringan perineum untuk memperbesar jalan lahir (episiotomi) juga mempermudah merapikan robekan2.

Lama Kala 2 pada wanita yg baru pertama kali melahirkan 1,5 jam dan wanita yang sudah pernah melahirkan 0,5 jam. Pada kala 2 ini, kita baru boleh mengejan karena pembukaan sudah lengkap hingga dianggap sudah bisa dilalui kepala bayi. Refleks mengejan seperti kita kebelet mau BAB, cara mengejannya juga harus benar, memusatkan tenaga pada bagian bawah seperti kita mengejan saat mau BAB, jangan mengejan di atas (terpusat pada leher). Tarik napas dalam2 sambil relaks saat kontraksi hilang, kemudian jika kontraksi datang lagi kita mengejan sepenuhnya, sekuatnya, semangat dan pantang menyerah karena nyawa si bayi ditangan kita. Umumnya saat melahirkan sekitar 3-4 kali kita mengejan, kepala bayi akan terlahir. Ikuti perintah dokter kapan kita harus mengejan dan kapan kita mesti relaks, intinya kita mengejan saat perut terasa sakit dan ada refleks mau mengejan. Jika memang perlu guntingan jalan lahir akan dilakukan, selain mempermudah merapikan robekan karena luka guntingan lebih rapi dibanding robek dengan sendirinya, jangan takut, guntingan tak sesakit kontraksi. Setelah kepala bayi keluar kita akan merasa legaaaa sekali, hilang sudah rasa sakit dalam sekejap karena tangisan bayi kita, untuk melahirkan badan dan yang lainnya kita tidak perlu mengejan lagi.

Setelah bayi lahir dengan utuh, bayi akan diletakkan di atas badan kita, suami boleh sambil mengadzani, dokter akan mengurus tali pusatnya. Ah, bahagia bukan? So jangan takut melahirkan, enjoy saja. :)
Kala III: Pengeluaran Plasenta

Dimulai saat bayi telah lahir dengan lengkap berakhir dengan lahirnya plasenta/tembuni. Kelahiran plasenta adalah lepasnya plasenta dari tempat melekatnya pada dinding rahim dan keluar dari kavum uterus. Plasenta lepas spontan 5-15 menit setelah bayi lahir, biasanya rahim akan berkontraksi lagi untuk melepaskan plasenta ini, namun tak sesakit kontraksi melahirkan bayi.
Kala IV: Setelah Persalinan

Adalah kala observasi pasca persalinan. Merupakan tugas tenaga medis untuk melakukan observasi setelah melahirkan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam kala ini:

1. Kontraksi rahim harus baik.
2. Tidak ada perdarahan dari vagina atau alat genital lain.
3. Plasenta dan selaput ketuban harus sudah lahir lengkap.
4. Kandung kencing harus kosong.
5. Luka2 di perineum harus dirawat.

February 15th, 2009 | Category: Kesehatan | Leave a comment
Influenza

Oleh dr. Susilawati, Osaka, Jepang.

Musim dingin masih menemani kita semua, konon kabarnya beberapa penyakit akan hadir di musim ini, salah satunya Influenza Virus Infection. Sekilas tentang influenza, semoga bermanfaat terutama buat ortu yg memiliki anak usia sekolah.

Influenza Virus Infection (flu) adalah penyakit saluran napas yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini biasanya muncul pada akhir musim gugur dan awal musim dingin. Mortality rate yang disebabkan penyakit ini adalah 0,1%. Virus influenza menular dari orang yang terinfeksi ke hidung atau tenggorokan orang lain.
Etiologi

Penyebab penyakit ini adalah virus influenza. Virus ini diklasifikasikan menjadi 3 yaitu virus influenza tipe A, B dan C. Tipe C biasanya menyebabkan sakit ringan atau bahkan tanpa gejala, sehingga jarang dibahas. Sedang tipe A dan B yang paling sering menimbulkan angka kesakitan. Masing-masing virus ini memiliki banyak subtipe dan strain. Virus ini juga selalu mengalami perubahan, yaitu mutasi, sehingga flu yang disebabkan oleh satu strain tidak memiliki kekebalan yang penuh terhadap strain yang lain.

Seseorang yang telah terinfeksi virus ini akan menular ke orang lain sejak 1 hari sebelum timbul gejala sampai 5 hari setelah gejala timbul. Penularan dapat terjadi melalui :

1. Kontak dengan droplet kecil yang keluar dari bersin atau batuknya penderita,
2. Kontak dengan objek, seperti saputangan yang terkena cairan hidung atau tenggorok penderita, dan
3. Kontak langsung, seperti berjabat tangan.

Gejala

Biasanya gejala timbul 1 sampai 4 hari setelah virus masuk. Adapun gejala Influenza adalah:

1. Demam berkisar 37,8 – 40 derajat Celcius, bahkan bisa sampai 41 derajat. Demam merupakan gejala awal penyakit ini. Demam bersifat kontinyu, tapi dapat juga hilang timbul. Anak-anak dan dewasa muda biasanya memiliki demam yang lebih tinggi dibanding orang tua.
2. Menggigil
3. Badan terasa sakit dan nyeri otot terutama bagian belakang, lengan dan kaki
4. Sakit kepala
5. Sakit saat menggerakan mata
6. Terasa lelah dan lemah
7. Batuk kering, hidung berair-air, tenggorokan terasa kering dan sakit
8. Terkadang ada mual, muntah dan diare terutama pada anak-anak
9. Merah pada daerah mata, kulit khususnya muka, hidung mulut dan tenggorok

Saat demam hilang, biasanya gejala yang lain mulai tampak jelas. Seseorang yang mengalami demam tinggi, maka gejala yang lain pun akan lebih berat.
Diagnosis

Diagnosis penyakit ini berdasarkan gejala yang timbul dan biasanya terjadi saat akhir musim gugur dan awal musim dingin. Pemeriksaan virus dari usap tenggorok juga sering dilakukan untuk memastikan diagnosis.
Pengobatan

Karena penyebabnya adalah virus, maka harus dijaga stamina penderita. Dianjurkan untuk istirahat total, banyak minum dan hindari alkohol dan rokok. Paracetamol dapat diberikan untuk mengurangi demam dan nyeri. Jangan gunakan aspirin untuk mengurangi demam dan nyeri karena efek samping bisa merusak hati dan meyebabkan reye sindrome. Antivirus juga biasanya diberikan meskipun terkadang terjadi resistensi karena sifat virus yang selalu bermutasi. Antivirus yang biasa diberikan adalah golongan neuroamidase inhibitor seperti oseltamivir (terkenal dengan tamiflu). Tamiflu sampai sekarang masih efektif untuk kedua tipe virus. Golongan M2 inhibitor juga sering digunakan, seperti relenza.

Sedang antibiotika tidak perlu diberikan, kecuali terjadi infeksi sekunder, seperti pneumonia.
Diagnosis Banding

Penyakit ini didiagnosis banding dengan :

1. common cold (KAZE), tapi biasanya kaze gejalanya lebih ringan
2. Penyakit saluran napas yang disebabkan infeksi bakteri
3. Penyakit saluran napas yang disebabkan infeksi mononucleosis

Pencegahan

Karena penyakit ini sangat menular dan bahkan bisa menyebabkan kematian, maka tindakan pencegahan sangatlah penting, yaitu dengan pemberian vaksin. Vaksin biasanya berasal dari virus yang inaktif (killed) atau dari protein virus. Vaksin ini sangat direkomendasikan untuk:

1. Semua orang usia 50 tahun atau lebih
2. Semua orang yang memiliki problem kesehatan menahun seperti : penyakit jantung, penyakit paru-paru, asthma, penyakit ginjal, penyakit metabolik seperti diabetes, anemia atau kelainan darah yang lain.
3. Penderita AIDS atau yang mengalami gangguan sistem imun
4. Yang sedang mendapat cancer treatment
5. Yang sedang mendapat aspirin dalam jangka panjang
6. Ibu hamil diatas 3 bulan saat musim flu
7. Dokter, perawat atau semua orang yang kontak dengan penderita
8. Anak-anak usia 6-59 bulan tiap tahun harus mendapat vaksin, karena penyakit ini lebih sering menular pada anak2 dan virus selalu mengalami mutasi.

Pemberian vaksin ini biasanya hanya sekali, tapi untuk anak-anak yang baru pertama mendapat vaksin, sebaiknya mendapatkan suntikan yang kedua dengan jarak 1 bulan. Sebaiknya pemberian vaksin bulan oktober atau november, tetapi karena biasanya musim flu pada bulan januari sampai maret, pemberian vaksin pada bulan desember atau lebih telat sangat berguna untuk sepanjang tahun. Biasanya diberikan acetaminofen setelah penyuntikan.

Vaksin tidak diberikan pada :

1. Seseorang yang alergi terhadap telur
2. Guillan Bare Syndrome
3. Sedang sakit berat atau demam yang tinggi

Efek samping vaksin biasanya hanya berupa demam dan nyeri tempat suntikan, yang akan hilang dalam waktu 24 jam. Efek samping lain yang sangat jarang adalah sindroma guillan bare (nyeri otot, lemah atau lumpuh) dengan angka kejadian 1 dr 1-2 juta yang mendapat vaksin. Yang paling ditakutkan adalah jika terjadi reaksi alergi. Jika hal ini terjadi segera hubungi dokter. Adapun gejala reaksi alergi adalah: pembengkakan muka, bibir dan lidah, susah bernapas, tenggorokan terasa tercekik, pucat, lemah, pusing, detak jantung menjadi cepat yang terjadi dalam beberapa menit sampai beberapa jam setelah penyuntikan.

So… intinya mencegah lebih baik daripada mengobati.
February 15th, 2009 | Category: Kesehatan | Leave a comment
Penyakit Kawasaki

Oleh dr. Susilawati, Osaka, Jepang.

Berikut ini adalah pengalaman nyata dr. Susilawati dengan penyakit Kawasaki yang diderita anaknya, Inas. Semoga banyak hikmah yang dapat kita ambil dari cerita beliau.

Sudah 3 hari Inas mengalami demam, demamnya cuma malam, biasanya mulai jam 02.00, berlangsung kira2 4 jam-an, setelah itu normal kembali, siangnya juga main seperti biasa. Demam berkisar 38-39 derajat, tidak ada tanda2 yang lain, seperti batuk atau pilek.

Hari ke 4, timbul pembengkakan kelenjar limfe dibawah leher, kelihatannya nyeri. Soalnya Inas kalau menggerakkan lehernya menangis. Akhirnya kami putuskan untuk membawa Inas ke Rumah sakit. Di RS Inas langsung dicek darahnya, hasilnya peningkatan kadar CRP dan leukosit. Dari sini diagnosa awal belum ketahuan, dokternya cuma bilang mungkin ada infeksi, tapi belum jelas sumbernya. Inas juga di konsultasikan ke bagian THT. Di bagian THT ini juga tidak ditemukan kelainan. Akhirnya Inas disuruh pulang dan dibekali obat penurun panas dan antibiotika. tapi harus cek ulang jika demam masih ada.

Setelah makan antibiotika, ternyata ada perbaikan, kelenjar limfe mengecil, Inas juga sempat bebas demam 1 hari, namun 2 hari kemudian demam lagi, sekarang malah demamnya berlangsung lebih lama, dan tidak respon sama antipiretika (penurun panas), ditambah kedua matanya menjadi merah tanpa sekret, timbul bintik2 kemerahan pada tangan, kaki, perut, dada dan punggung.

Saya kira Inas terkena alergi debu atau alergi antibiotika, maka antibiotika di-stop… tapi kok tidak ada perubahan juga, hati ini mulai cemas, hari keenam dari mulainya demam Inas kami ajak ke klinik lagi, setelah diperiksa dan anamnesis, dokter klinik memutuskan untuk membawa Inas kerumah sakit, katanya Inas harus dirawat… dan dilakukan pemeriksaan khusus… duh tambah sedih hati ini.

Sakit apakah gerangan anakku????

Sore itu juga kami bawa Inas ke RS, sampai di emergency Inas langsung diperiksa, awalnya dokternya menduga Inas terkena campak, tapi kubilang imunisasi Inas lengkap, lagi pula tidak ada tanda2 khasnya campak, maka diperiksa ulang secara teliti, akhirnya dokter mengatakan Inas terkena Kawasaki disease.

Terus terang baru sekali ini aku denger penyakit ini, akhirnya diputuskan Inas harus dirawat minimal 2 mingguan katanya. Dokter juga memberi pilihan kalau mau dirawat di Indonesia jg boleh, soalnya disini tidak ada keluarga nanti repot, perawatannya lama katanya. Tambah sedih aku, bingung… mau pulang atau tetap bertahan di Jepang. Dokter juga menjelaskan sedikit tentang Kawasaki ini. Malam itu benar2 aku merasa orang yang paling tidak beruntung… kenapa mesti anakku yang menderita ini…

Ok, sekarang tentang Kawasaki disease. Apakah itu Kawasaki disease?
Definisi

Kawasaki Disease adalah suatu sindroma yang penyebab pastinya tidak diketahui, terutama menyerang anak dibawah 5 tahun, menyebabkan demam, konjungtivitis (kedua mata merah) tanpa sekret, kemerahan pada bibir dan membran mukosa mulut, pembesaran kelenjar limfe bawah leher (lymphadenopathy) serta timbul bintik2 merah terang (maculoerythematous) pada kulit perut, punggung kaki dan tangan yang dapat menjadi berat dengan timbulnya pembengkakan pada kaki dan tangan dan diakhiri dengan mengelupasnya kulit sekitar kuku kaki dan tangan.
Sindroma ini pertama kali diketahui pada akhir tahun 1960 di Jepang oleh dokter anak Tomisaku Kawasaki. Nama lain sindroma ini Mucocutaneous lymphnode sindrome. Disebut demikian karena penyakit ini menyebabkan perubahan yang khas pada membran mukosa bibir dan mulut disertai pembengkakan kelenjar limfe yang nyeri.

Angka kejadian Kawasaki disease di USA adalah 19 anak tiap 100.000 anak. Penyakit ini paling banyak di Jepang, kemudian Korea. Tetapi dapat juga menyerang seluruh etnik. Yang ditakutkan pada penyakit ini adalah efek sampingnya ke Jantung, namun jika terdiagnosis dan ditherapi dengan cepat, kemungkinan kerusakan jantung sangat2 kecil.
Etiologi

Penyebab pasti penyakit ini sampai sekarang tidak diketahui. hasil penelitian Prof. Anne H Rovley dkk, menunjukkan adanya antibody Immunoglobulin A (IgA) yang berikatan dengan struktur spheroid pada bronkhus penderita kawasaki. Antibody ini merupakan inclusion bodies berisi protein dan asam nukleat yang merupakan ciri khas infeksi disebabkan virus. Dari hasil temuan ini mereka menduga penyebab Kawasaki disease adalah infeksi virus yang masuk melalui jalur pernapasan. Namun sampai sekarang tidak ada seorangpun yang dapat membuktikannya.
Gejala dan Tanda

Gejala dan tanda Kawasaki disease terdiri dari dua fase. Fase pertama (awal) ditandai dengan demam yang tinggi, berkisar 39-41 derajat celcius, berlangsung lebih dari 5 hari, kemudian diikuti dengan : pembengkakan kelenjar limfe bawah leher yang nyeri, kedua mata merah tanpa sekret, rash pada dada, perut dan daerah genital, bibir yang kering, merah terang dan pecah-pecah, lidah yang merah dengan permukaan mengkilap seperti buah stroberry, iritasi pada tengggorok, pembengkakan kaki dan tangan. Fase kedua (akhir) biasanya dimulai 2 minggu sejak timbulnya panas. Kulit kaki dan tangan mulai mengelupas, nyeri pada sendi, diare, muntah dan kadang-kadang nyeri abdomen (perut).

Pada fase kedua ini, Inas hanya mengalami pengelupasan kulit kaki dan tangan. Di Jepang, biasanya tanda khas kawasaki adalah BCG Scar menjadi abces (bernanah). Semua penderita Kawasaki yang dirawat di RS Toyonaka tempat Inas dirawat mengalami hal ini. Sementara BCG scar Inas tidak menjadi abces. Satu hari dirawat Inas jg sudah bebas demam, tanda kawasaki yang lainpun langsung hilang, padahal Inas belum mendapat therapi utama untuk kawasakinya. Dokter yang merawat Inaspun menjadi ragu, apakan Inas benar2 menderita Kawasaki.

Apapun diagnosis penyakit Inas, yang jelas aku sangat bersyukur kepada Allah, Inasku cepat pulihnya, meski harus tetap dirawat untuk melakukan beberapa test.
Diagnosis

Tidak ada pemeriksaan khusus yang dapat dijadikan patokan diagnosis pasti kawasaki disease. Diagnosis hanya berdasarkan gejala dan tanda kawasaki, yaitu demam tinggi yang lebih dari 5 hari disertai minimal 4 gejala kawasaki yang lain. Jika ada ini maka diagnosis kawasaki disease sudah dapat ditegakkan. So… Inas didiagnosis Kawasaki karena mengalami demam tinggi lebih dari 5 hari disertai lebih dari 4 gejala kawasaki disease yang lain. Meski pada awalnya dokter sempat ragu, namun akhirnya Inas didiagnosis menderita Kawasaki disease.
Therapi

Diagnosis dini yang cepat dan segera dilakukan pengobatan merupakan hal yang sangat penting bagi penderita kawasaki. Sebab dengan pengobatan yang cepat dan tepat, terutama pada 10 hari pertama setelah timbulnya panas, risiko timbulnya komplikasi ke jantung sangat kecil atau bahkan tidak ada.

Penderita Kawasaki biasanya ditherapi dengan Gamma Globulin dosis tinggi yang diberikan secara intravena (Intravenous Gamma Globulin – IVIG). Pemberian IVIG ini untuk mengurangi risiko kelainan jantung. Namun hanya berfungsi jika diberikan dalam waktu 10 hari pertama sejak timbulnya demam, jika terlambat maka pemberian IVIG ini sia-sia. Beberapa kasus menunjukkan tidak respon dengan IVIG, maka therapi dapat dikombinasi dengan preparat steroid. Untuk kasus relaps (kambuh) juga biasanya dikombinasi dengan steroid.

Kasus Inas kemarin, karena dokter pada awalnya ragu, Inas menderita kawasaki atau bukan, maka saya menjadi ragu juga, apakan Inas perlu mendapat IVIG, mengingat efek samping pemberian IVIG yang dijelaskan dokter begitu banyak, namun dengan berbagai pertimbangan, akhirnya saya memutuskan agar Inas mendapat IVIG. Inas mendapat IVIG selama 20 jam. Selama itu Inas kelihatan lemah, kesakitan dan rewel. Belum lagi Ecogram yang selalu menempel pada dadanya untuk memonitor jantung Inas. Kulihat betapa menderitanya Inasku, tak kuat rasanya untuk melihatnya, kalu bisa digantikan, kuingin aku saja yang mengalami sakit ini. Betapa aku tak ingin sedetikpun menjauh dari Inas, menemaninya, memberinya semangat dan menghiburnya. Jadi Ingat sama Ibu di Indonesia, baru nyadar kasih ibu itu tulus. Eh maaf jadi curhat… lanjut ya..

Selain IVIG, Aspirin juga diberikan untuk mengurangi demam, rash, nyeri dan peradangan sendi serta untuk mencegah pembentukan bekuan2 darah. Pemberian aspirin ini minimal 1 bulan. Inas sempat 5 hari mendapat aspirin, namun setelah dicek kadar SGOT dan SGPT (fungsi hati) yang meningkat, maka aspirin distop diganti dengan ibuprofen yang memiliki efek samping ke hati jauh lebih kecil dibanding aspirin. Inas mendapat Ibuprofen selam 1 bulan.

Setelah mendapatkan IVIG Inas menunjukkan perbaikan yang drastis, sampai sejauh ini jantungnya juga sehat. Inas juga sudah tidak pernah demam lagi, malah sering bermain di tempat bermain, alhamdulillah sekali. Akhirnya aku minta izin ke dokter yang merawat untuk membawa pulang Inas, namun tidak diizinkan, katanya tetap harus dirawat minimal 2 minggu, kebanyakan kasus di RS tersebut, biasanya demam akan muncul kembali, ditakutkan Kawasaki relaps. Ternyata benar, hari ke 10 dirawat, Inas mengalami demam kembali, bahkan mencapai 42 derajat, Inas sempat tidak sadar. Aku sangat khawatir dan takut kawasaki relaps lagi. Sepanjang malam tak henti aku berdoa, semua kuserahkan kepada Allah. Hari ke 11 Inas dicek kembali darahnya, diduga Inas terkena influenza, so Inas diisolasi. Alhamdulillah hasil test influenza negative. Kata dokternya, kalau kasus kambuh Kawasaki ditandai dengan demam yang disertai satu gejala yang lain. Inas hanya demam, tanda Kawasaki yang lain tidak ada, so dokter berkesimpulan Inas hanya mengalami Pharingitis yang menyebabkan demam. Inaspun mendapatkan antibiotika. Alhamdulillah, sekali lagi aku bersyukur kepadaNya. Keesokan harinya Inas sudah tidak demam lagi dan genki lagi. Sejauh ini jantung Inas juga tetap sehat. Tepat hari ke 14 dirawat Inas boleh pulang dengan catatan tetap kontrol jantung secara rutin.
Prognosis

Prognosis penyakit Kawasaki adalah baik jika diagnosis dini dan therapi tepat segera diberikan. Kemungkinan mendapat kelainan jantung sangat kecil bahkan tidak ada. Kasus relaps yaitu jika demam muncul lagi disertai 1 gejala yang lain dalam periode 1 bulan sejak demam pertama adalah <1%. Jika timbul kembalai dalam periode setelah 1 bulan, tidak dapat ditentukan apakah kasu relaps atau kasus baru.
Komplikasi

Komplikasi yang ditakutkan adalah kelainan jantung, antara lain: dapat menyebabkan peradangan pembuluh darah (vasculitis) yang akhirnya menyebabkan kelainan pada artery coronary. Artery coronary merupakan pembuluh darah besar yang sangat penting untuk mensuplai darah dari jantung ke seluruh tubuh. Pada penderita Kawasaki, arteri ini menjadi menipis dan menggelembung, sehingga aliran darah menjadi tidak lancar, lambat dan berputar pada daerah yang rusak ini. Darah juga bisa menggupal sehingga terbentuk bekuan2 darah yang dapat menjadi sumbatan sehingga terjadi serangan jantung.

Komplikasi yang lain terjadi juga peradangan pada otot jantung (myocarditis), selaput pembungkus jantung (pericarditis) . arrhytmias (kelainan irama jantung) dan abnormalitas fungsi katup jantung juga dapat terjadi.
Dulu sebelum kawasaki disease diidentifikasi, sehingga therapi dini tidak dilakukan, banyak kasus kawasaki yang mengalami mati mendadak karena serangan jantung. Namun setelah diagnosis diketahui dan therapi dini dilakukan, kasus serangan jantung sangat kecil.

Jadi diagnosis dan therapi dini memegang peranan yang sangat penting. Karena itu sangat penting mengetahui gejala dan tanda kawasaki sehingga pengobatan dini dapat dilakukan.

Ok dehh segitu dulu sekilas info tentang kawasaki disease, semoga bermanfaat.. .

Mohon doa juga, semoga penyakit yang diderita Inasku tidak membekas pada jantungnya, meski tetap kontrol sampai usia 5 tahun, semoga setiap hasil cek jantung sehat. Semoga jantung Inas sehat selalu. Amiiin…..
February 15th, 2009 | Category: Kesehatan | Leave a comment
Perubahan Fisiologis dan Anatomis Kehamilan
Oleh dr. Susilawati, Osaka, Japan

Sebelum ke tema, mungkin sedikit cerita tentang masa subur. Masa subur (ovulasi) adalah masa dimana dilepasnya sel telur matang (ovum) dari ovarium, jika pada saat ini sel telur bertemu dengan sperma, maka bisa terjadi proses pembuahan, yang berarti proses kehamilan juga mulai berlangsung. Masa subur ini biasanya terjadi 14 hari setelah hari pertama haid (untuk siklus mensturasi 28 hari), kalau teori yg didapat sewaktu kuliah dulu 14 hari plus minus 2 hari, jadi masa subur terjadi diantara 5 hari tersebut. Nah, dianjurkan untuk melakukan hubungan suami istri saat masa subur tersebut jika ingin mendapatkan kehamilan, atau tidak berhubungan saat masa subur jika ingin ber-KB (KB kalender). Ini untuk yang siklus mens-nya teratur dan 28 hari, sedang secara fisik tanda terjadinya ovulasi diantaranya terdapat kenaikan suhu basal, keluar sekret (keputihan) dari vagina. Contoh, misal hari pertama haid tanggal 1 oktober, maka masa subur sekitar tanggal 12,13,14,15,16 oktober (14 plus minus 2).

Sebenarnya dinding rahim wanita terdiri dari beberapa lapisan, lapisan yang paling dalam adalah lapisan endometrium. Lapisan endometrium ini dipengaruhi oleh hormon progesteron (hormon wanita), saat terjadi ovulasi (pengeluaran sel telur oleh ovarium) lapisan endometrium ini menjadi tebal karena meningkatnya hormon progesteron, kemudian jika ada pembuahan akan semakin tebal sebagai persiapan untuk implantasi hasil pembuahan. Tapi jika tidak ada pembuahan, maka lapisan ini akan menipis bahkan akan keluar berupa perdarahan, nah inilah yang disebut menstrurasi, saat ini hormon progesteron turun kadarnya.
Terjadinya Kehamilan

Peristiwa prinsip terjadinya kehamilan :

1. Pembuahan/fertilisasi : bertemunya sel telur/ovum wanita dengan sel benih/spermatozoa pria.
2. Pembelahan sel (zigot): hasil pembuahan tersebut.
3. Nidasi / implantasi zigot tersebut pada dinding rahim (pada keadaan normal : implantasi pada lapisan endometrium rahim, yang terkadang proses implantasi ini menimbulkan robekan lapisan endometrium, sehingga timbul bercak darah kecoklatan dr vagina)
4. Pertumbuhan dan perkembangan zigot-embrio-janin menjadi bakal individu baru.

Kehamilan dipengaruhi berbagai hormon : estrogen, progesteron, human chorionic gonadotropin, human somatomammotropin, prolaktin dsb.

Human Chorionic Gonadotropin (hCG) adalah hormon aktif khusus yang berperan selama awal masa kehamilan, berfluktuasi kadarnya selama kehamilan. Perubahan keseimbangan hormonal inilah yang menyebabkan wanita hamil mengalami perubahan organ sistem reproduksi dan organ2 lainnya.
Perubahah Pada Organ-organ Reproduksi
Uterus/Rahim

Tumbuh membesar primer, maupun sekunder akibat pertumbuhan isi hasil pembuahan dalam rahim (intrauterin). Estrogen menyebabkan hiperplasi jaringan, progesteron berperan untuk elastisitas / kelenturan uterus.

Taksiran kasar perbesaran uterus pada perabaan perut (tinggi fundus):

* tidak hamil / normal : sebesar telur ayam (+ 30 g)
* kehamilan 8 minggu : telur bebek
* kehamilan 12 minggu : telur angsa
* kehamilan 16 minggu : pertengahan simfisis(tulang kemaluan)-pusat
* kehamilan 20 minggu : pinggir bawah pusat
* kehamilan 24 minggu : pinggir atas pusat
* kehamilan 28 minggu : sepertiga pusat-xyphid (tulang rongga dada paling bawah)
* kehamilan 32 minggu : pertengahan pusat-xyphoid
* 36-42 minggu : 3 sampai 1 jari bawah xyphoid

Serviks uteri (leher rahim) mengalami hipervaskularisasi akibat stimulasi estrogen dan perlunakan akibat progesteron, warna menjadi livide / kebiruan.

Sekresi lendir serviks meningkat pada kehamilan memberikan gejala keputihan.
Vagina / vulva

Terjadi hipervaskularisasi akibat pengaruh estrogen dan progesteron, warna merah kebiruan (tanda Chadwick).
Ovarium (Kantong Telur)

Sejak kehamilan 16 minggu, fungsi ovarium diambil alih oleh plasenta, terutama fungsi produksi progesteron dan estrogen. Selama kehamilan ovarium tenang/beristirahat. Tidak terjadi pembentukan dan pematangan folikel baru, tidak terjadi ovulasi, tidak terjadi siklus hormonal menstruasi.
Payudara

Akibat pengaruh estrogen terjadi hiperplasia sistem duktus dan jaringan interstisial payudara. Hormon laktogenik plasenta (diantaranya somatomammotropin) menyebabkan hipertrofi dan pertambahan sel-sel asinus payudara, serta meningkatkan produksi zat-zat kasein, laktoalbumin, laktoglobulin, sel-sel lemak, dan kolostrum. Mammae membesar dan tegang, terjadi hiperpigmentasi kulit serta hipertrofi kelenjar Montgomery, terutama daerah areola dan papilla akibat pengaruh melanofor. Puting susu membesar dan menonjol.
Perubahan Pada Organ-organ Tubuh Lainnya
Sistem respirasi/Pernapasan

Kebutuhan oksigen meningkat sampai 20%, selain itu diafragma (otot pernapasan) juga terdorong ke atas menyebabkan napas cepat dan dangkal (20-24x/menit). Inilah yang menyebabkan wanita hamil merasa napasnya sesak.

Sistem gastrointestinal

Estrogen dan hCG meningkat dengan efek samping mual dan muntah-muntah, selain itu terjadi juga perubahan peristaltik dengan gejala sering kembung, konstipasi (susah BAB), lebih sering lapar / perasaan ingin makan terus (mengidam), juga terjadi peningkatan asam lambung. Pada keadaan patologik tertentu dapat terjadi muntah-muntah banyak sampai lebih dari 10 kali per hari (hiperemesis gravidarum).
Sistem sirkulasi / kardiovaskular

Perubahan fisiologi pada kehamilan normal, yang terutama adalah perubahan HEMODINAMIK calon ibu, meliputi :

1. retensi cairan, bertambahnya beban volume dan curah jantung
2. anemia relatif
3. tekanan darah arterial menurun
4. curah jantung bertambah 30-50%, maksimal akhir trimester I, menetap sampai akhir kehamilan
5. volume darah maternal keseluruhan bertambah sampai 50%
6. volume plasma bertambah lebih cepat pada awal kehamilan, kemudian bertambah secara perlahan sampai akhir kehamilan.

Leukosit meningkat sampai 15.000/mm3, akibat reaksi antigen-antibodi fisiologik yang terjadi pada kehamilan. Infeksi dicurigai bila leukosit melebihi 15.000/mm3. Trombosit meningkat sampai 300.000-600.000/mm3, tromboplastin penting untuk hemostasis yang baik pada kehamilan dan persalinan. Fibrinogen juga meningkat 350-750 mg/dl (normal 250-350 mg/dl). Laju endap darah meningkat. Protein total meningkat, namun rasio albumin-globulin menururn karena terjadi penurunan albumin alfa-1, alfa-2 dan beta diikuti peningkatan globulin alfa-1, alfa-2 dan beta. Faktor-faktor pembekuan meningkat.

Metabolisme

Basal metabolic rate meningkat sampai 15%, terjadi juga hipertrofi tiroid. Kebutuhan karbohidrat meningkat sampai 2300 kal/hari (hamil) dan 2800 kal/hari (menyusui). Kebutuhan protein 1 g/kgbb/hari untuk menunjang pertumbuhan janin. Kadar kolesterol plasma meningkat sampai 300 g/100ml. Kebutuhan kalsium, fosfor, magnesium, cuprum meningkat. Ferrum dibutuhkan sampai kadar 800 mg, untuk pembentukan hemoglobin tambahan.

Khusus untuk metabolisme karbohidrat, pada kehamilan normal, terjadi kadar glukosa plasma ibu yang lebih rendah secara bermakna karena :

1. ambilan glukosa sirkulasi plasenta meningkat
2. produksi glukosa dari hati menurun
3. produksi alanin (salah satu prekursor glukoneogenesis) menurun
4. aktifitas ekskresi ginjal meningkat
5. efek hormon-hormon gestasional (human placental lactogen, hormon2 plasenta lainnya, hormon2 ovarium, hipofisis, pankreas, adrenal, growth factors, dsb).

Traktus urinarius/saluran kemih

Ureter membesar, tonus otot-otot saluran kemih menururn akibat pengaruh estrogen dan progesteron. Kencing lebih sering (poliuria), kadar kreatinin, urea dan asam urat dalam darah mungkin menurun namun hal ini dianggap normal.
Kulit

Peningkatan aktifitas melanophore stimulating hormon menyebabkan perubahan berupa hiperpigmentasi pada wajah (kloasma gravidarum), payudara, striae lividae pada perut, dsb.
Peningkatan Berat Badan Selama Hamil

Normal berat badan meningkat sekitar 6-16 kg, terutama dari pertumbuhan isi konsepsi dan volume berbagai organ / cairan intrauterin.

Berat janin + 2.5-3.5 kg, berat plasenta + 0.5 kg, cairan amnion + 1.0 kg, berat uterus + 1.0 kg, penambahan volume sirkulasi maternal + 1.5 kg, pertumbuhan mammae + 1 kg, penumpukan cairan interstisial di pelvis dan ekstremitas + 1.0-1.5 kg.
Diagnostik Kehamilan

Berdasarkan perubahan-perubahan anatomik dan fisiologik, dapat dikumpulkan hal-hal yang mungkin bermakna pada pemeriksaan fisis maupun penunjang, untuk menuju pada diagnosis kehamilan.

Gejala dan tanda yang dapat mengarahkan diagnosis adanya suatu kehamilan :

1. amenorea/tidak mendapat mens (sebenarnya bermakna jika 3 bulan atau lebih).
2. pembesaran uterus (tampak disertai pembesaran perut, atau pada kehamilan muda diperiksa dengan palpasi/perabaan)
3. adanya kontraksi uterus (perut tegang) pada palpasi/perabaan (Braxton-Hicks)
4. teraba/terasa gerakan janin pada palpasi atau tampak pada imaging.
5. terdengar jantung janin (dengan alat Laennec/ Doppler) atau visual tampak jantung berdenyut pada imaging (fetal ultrasound echoscopy).
6. teraba bagian tubuh janin pada palpasi (Leopold) atau tampak pada imaging (ultrasonografi)
7. kurva suhu badan meningkat
8. tes urine B-hCG (Pack’s test / GalliMainini) positif. Hati-hati karena positif palsu dapat juga terjadi misal karena urine kotor, alat kadaluwarsa atau cara pemeriksaan yang salah. Titer B-hCG meningkat pada kehamilan sekitar 90 hari, kemudian menurun seperti awal kehamilan, bahkan dapat sampai tidak terdeteksi.
9. perasaan mual dan muntah berulang, morning sickness.
10. perubahan payudara, membesar dan menjadi tegang
11. poliuria/sering pipis

Bagi yang sudah menikah, lalu yang biasa dapet haid secara teratur, tiba2 telat satu hari saja dari biasanya, sudah patut kita curiga hamil, karena berarti jika memang kita hamil, maka usia kehamilan sudah 2 minggu (dihitung dr terjadinya ovulasi/masa subur). Ada baiknya dilakukan test urine (pack test), biar bisa siap2 kalau memang hamil, mengingat usia kehamilan dibawah 16 minggu masih rentan untuk terjadi abortus, karena implantasi belum terlalu kuat. Jika hasil test meragukan, dalam artian garisnya samar2, kemungkinan positif, ini karena saat awal kehamilan kadar hCG belum terlalu tinggi, jadi sebaiknya test di ulang satu minggu kemudian. Pemeriksaan USG juga saat awal kehamilan tak begitu bermakna, hanya terdapat pembesaran rahim (kantong kehamilan) yang bisa didiagnosis banding dengan kelainan yg lain, makanya sering dokter meminta kita untuk datang kembali satu minggu kemudian untuk menegakkan diagnosis pasti kehamilan.
February 13th, 2009 | Category: Kesehatan | Leave a comment
Bila Bahagia Berganti Kecewa

Suatu hari di tahun 1993, cuaca di Tasikmalaya sangat cerah. Hari itu, kebahagiaan terpancar pada raut wajah ibuku tatkala menerima rapor SD kepunyaan Gilang. Dia adalah adikku yang paling kecil dari sepuluh bersaudara. Gilang dinyatakan lulus SD dengan nilai Ebtanas terbaik se-Kecamatan, rata-ratanya sembilan koma.

“Bu Hajjah, Ibu beruntung punya anak seperti Gilang, dia pintar sekali” ujar Ibu Tini (bukan nama sebenarnya) salah seorang guru SD, memberikan pujian pada ibuku sesaat setelah acara pembagian rapor usai.

“Alhamdulillah Bu, ini semua tentunya berkat kebaikan guru-guru di sini yang telah mendidik Gilang. Kami sangat berterimakasih sekali” balas ibuku penuh syukur dan rendah hati.

“Iya, saya perhatikan anak Ibu pintar-pintar. Dari sepuluh orang anak Ibu yang saya ajar, mungkin yang agak bodoh adalah Acep” ujar Ibu guru Tini penuh kejujuran.
“Tidak ada anak Ibu yang pernah dapat nilai lima di rapornya, kecuali Acep” tambah bu Tini memberikan fakta.

Ibu Tini adalah guru SD yang sama sejak kakaku paling besar sampai adikku paling bontot. Sehingga beliau bisa membandingkan prestasi semua saudaraku. Sedangkan yang dimaksud Acep adalah aku. Dulu ketika SD, semua guru dan teman memanggilku Acep.

Demi mendengar kalimat terakhir yang diucapkan bu guru Tini, tiba-tiba wajah ibuku memerah, dia memendam kecewa atas ucapan bu guru tadi, meskipun itu benar adanya namun tetap menyakitkan.

“Tidak … tidak… semua anakku pintar, tidak ada kecualinya” gumam ibuku dalam hati sambil ngeloyor pergi meninggalkan Ibu Tini yang bengong.

Sesampainya di rumah, kekecewaan ibuku rupanya belum hilang. Bahkan kebahagiaan karena Gilang dapat prestasi terbaik, tertutupi oleh emosi akibat anaknya Acep dibilang bodoh.

“Cep, Mamah tidak terima kamu dibilang bodoh. Mamah yakin kamu itu pintar!” ujar ibuku dengan nada emosi.
“Masalah kamu dapat nilai lima, itu karena gurunya saja tidak bisa ngajar…” katanya lagi sambil tetap dengan nada sewot.

“Sudahlah Mah… nggak usah dipikirin, emang itu kenyataan kok” jawabku santai.

Saat itu, aku tidak tersinggung dibilang bodoh karena statusku sudah mahasiswa tingkat satu di kota Bogor. Itu artinya aku nggak bodoh-bodoh amat.

Setelah aku tanya pada ibuku kenapa dia emosi, ternyata ibuku kecewa sama Guru yang kalau muridnya dapat nilai jelek, maka semua kesalahan ditimpakan pada kebodohan murid tersebut. Padahal inginnya ibuku, dia harus introspeksi diri, dimana kesalahannya sehingga murid itu dapat nilai buruk.

Pelajaran kali ini:
“Jangan pernah menimpakan kesalahan pada orang lain” serta “Jangan hancurkan kebahagiaan orang lain dengan komentar yang tidak perlu”.

**** TAMAT****

Catatan: Tulisan ini sebagai kenangan bukan sebagai pembelaan, karena aku masih seperti yang dulu he he…
February 10th, 2009 | Category: Cerita | Leave a comment
Restoran Halal di Hongkong International Airport

Tahun lalu kami memakai maskapai Cathay Pasific untuk pulang ke Indonesia. Oleh karena itu, penerbangannya mesti transit sebentar (3 jam) di Hongkong. Saat transit di Hongkong International Airport (HKIA) kami menemukan mushola yg bisa dipakai utk menjamak sholat Dhuhur serta Ashar. Mushola/ prayer room tersebut terletak didekat gate 42. Lumayan jauh juga letaknya dari gate kedatangan dari Osaka serta gate keberangkatan ke Jakarta. Namun jarak tersebut lumayan bisa untuk meluruskan otot2 kaki yg telah dan akan dipakai duduk saja selama 4 jam. Dengan berjalan ke dan dari mushola, waktu transit selama 3 jam jadi tidak terasa.

Untuk tahun ini kami menemukan restoran ayam goreng yg menyediakan makanan halal ( certified by Islamic Community Fund of Hongkong ). Restoran “POPEYE” ini terletak di lt.7 ( 1 lantai diatas lantai 6 yg merupakan bagian keberangkatan ). Walaupun rasanya standar restoran ayam goreng tapi lumayan bisa mengganjal perut jika tidak terlalu bernafsu memakan “Moslem Meal” yg disediakan oleh pihak maskapai selama penerbangan.

popeye_hk_halal

Harga makanan yg tersedia di “`POPEYE” memang cukup mahal yaitu mulai dari 16 $HK utk minuman/ air putih botolan sdg utk makanan harganya bervariasi antara 15-90 $HK tergantung jenis/ paketnya. Sebagai perbandingan jumlah yg dikeluarkan kami utk makan 2 dewasa serta 2 anak adalah 100 $HK/ 1400yen. Saat itu kurs tukar yen thd $HK adalah 14 $HK/yen. Jadi tukarkan secukupnya saja uang yen menjadi $HK sebagai pegangan jika harus bertransaksi di HKIA.

popeyehk_halal_cert

Terlampir foto restoran “Popeye” beserta sertifikat halal nya.

Dian Bulan Sari
February 10th, 2009 | Category: Kuliner | Leave a comment
Graphical Information Concept

Hal ini baru kami sadari ketika sudah sampai di Jepang. Hampir semua informasi yang diberikan di sini dilengkapi dengan konten grafis. Dan hampir semua memiliki smile (^_^). Kami juga bercita-cita untuk melengkapi baik theme maupun pages dari web ini dengan informasi grafis. Dengan begitu, kepuasan anda dalam memakai web ini akan menjadi semakin menyenangkan.
February 9th, 2009 | Category: Development Blog | Leave a comment
Sorting Restoran

Restoran? Bagi orang yang sering jalan-jalan di daerah Kansai, hal ini merupakan hal yang tidak bisa dilewatkan. Kami pun menyadari bahwa informasi ini begitu penting. Berdasarkan apa anda ingin mengurutkan informasi restoran? Beberapa kriteria yang telah kami tentukan adalah:

1. Tipe makanan: Makan sepuasnya / Makan biasa
2. Jenis makanan: Indonesia, Jepang, Turki, India
3. Delivery service: Ada / tidak

Sementara itu, informasi yang anda butuhkan adalah:

1. Lokasi restoran, untuk dicari rutenya.
2. Menu restoran tersebut.

Atau mungkin juga anda sedang mencari satu jenis makanan di Kansai! Bagaimanakah kriterianya?

1. Berdasarkan jenis daging?
2. Berdasarkan rasa?
3. Berdasarkan kalori?

Bagaimana anda mencari makanan dan restoran?
February 9th, 2009 | Category: Development Blog | Leave a comment
Information Gathering KMII Kansai

Ketika kami sedang membangun web ini, kami menyadari betapa banyaknya informasi yang harus didapatkan dan disortir untuk membuat website yang menyediakan informasi Kansai sesempurna mungkin. Oleh karena itu, kami berencana melakukan information gathering yang dibutuhkan oleh website KMII Kansai ini. Information gathering ini akan ditujukan kepada semua kalangan -pelajar, mahasiswa, trainee, pekerja- yang berada di Kansai. Bentuk information gathering ini ada dua, 1) Survey dan 2) Wawancara dengan sesepuh Kansai.

Bagaimana pendapat anda tentang information gathering ini?
February 9th, 2009 | Category: Development Blog | Leave a comment

Info Penting

* Kedatangan
* Kepulangan
* Mengurus Anak
o Kehamilan
o Melahirkan
o Pendidikan Anak
* Tempat Tinggal
o Rumah Murah
o Asrama Pelajar
* Pengiriman Barang
* Masjid dan Shalat Jum’at
* Restoran Halal
* Pernikahan
* Daging Halal dan Bumbu
* Hidup Murah di Kansai
o Telepon Murah dari/ke Indonesia
o Jalan-jalan Murah di Kansai
o Mengirim Uang
o Tiket Pesawat Murah
* Anggaran Dasar

Copyright © 2009 KMII Kansai – All Rights Reserved
Powered by WordPress · Atahualpa Theme by BytesForAll

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: